Selasa, 14 Juni 2016

SIMBAHKU ADALAH IBUKU

Hai bloggers, ketemu lagi nih sama aku yang gak bisa hidup tanpa cerita pasti ada aja yang mau diceritain. Hari ini aku mau cerita tentang nenekku. Iya nenekku, beliau adalah pengganti sosok Ibu bagiku, kenapa? Karena selama ini nenek yang mengurusiku dari kecil sampai aku berumur 20tahun ini.
Nenek adalah ibunya ibuku jadi dari keluarga ibuku karena nenek dari bapak sudah meninggal. Dulu waktu simbah kakung (Alm) masih hidup, dirumah itu rame sekali karena aku, mbakku, adikku, dan simbah putri jadi satu rumah. Simbah kung meninggal waktu aku kelas 5 SD, saat itu simbah meninggal tepatnya tahun 2005.
Mulai itu juga aku tinggal hanya berempat karena simbah kakung sudah tidak ada. Tahun berganti tahun, umur berganti umur. Mbakku sudah lulus SMK, bekerja di luar negeri tepatnya di Taiwan, dirumah tinggal simbah putri aku dan adikku. Saat kuliah, akupun mulai pulang setiap seminggu hanya sabtu dan minggu jadi dirumah hanya ada simbah putri dan adik.
Kita semua sayang sama simbah putri, karena simbah yang menggantikan kedudukan sosok ibu buat kami, karena Ibuku dan bapak tiriku bekerja di Jakarta dan harus tinggal di Jakarta pulang kalau waktu libur panjang atau lebaran saja.
Bagi simbah kita juga orang yang penting karena anak simbah udah mempunyai kehidupan sendiri-sendiri jadi temannya hanya saya dan adik saya. Saking guletnya sama simbah, dulu panggil simbah itu ibuk karena simbah juga ibu buat saya. Karena di marahin sama saudara simbah, kita akhirnya mencoba memanggil simbah itu dengan panggilan simbah J
Simbah selalu mengajarkan kebaikan, selalu mengajak shalat, mengaji menjadi anak yang baik sholeh/sholeha. Simbah selalu berpesan seperti itu dimanapun cucunya berada. Simbah tunggu kesuksesan kita ya, Mbah biar simbah juga tau kalau kita semua bisa seperti ini karena kasih sayang simbah :’)
Semoga simbah saya selalu diberikan umur panjang dan kesehatan sampai saya bisa membalas semua jasa simbah saya. We love you, Mbah Tarmi J


0 komentar:

Posting Komentar